Kontemplasi

Hidup adalah untuk suatu kehidupan dan bukan untuk suatu kematian. Terkadang hidup sulit ditebak, karena sejatinya manusia hanya berencana dan Tuhan lah yang menentukan. Ketika kita banyak berharap kepada apa yang menjadi kreasi kita atau orang lain, maka terkadang kreasi tersebut tidak sesuai dengan yang kita inginkan. Di saat yang sama pula, ada di antara kita yang tidak mau menerima kreasi tersebut, ada yang menanggapinya dengan kekesalan, kemarahan dan bahkan keputusasaan.

Sejatinya kita mengakui dan mempercayai bahwa tidak semua yang kita inginkan menjadi mutlak terjadi. Karena memang kita hanya lah makhluk yang lemah dengan segala keterbatasan yang ada. Ide kita mungkin cemerlang, akan tetapi itu dapat diterima atau cocok untuk suatu waktu atau lingkungan tertentu. Otak kita mungkin brilliant, akan tetapi ada banyak hal yang tidak bisa dituntaskan dan dipahami oleh akal itu sendiri karena memang akal itu dibatasi oleh keilmuan kita sendiri, cara pandang dan sikap kita serta ketidakmampuan atau keterbatasan berfikir kita untuk melampaui hal-hal yang jauh di luar nalar kita sendiri.

Pada saat itu, kita baru menyadari bahwa ada kekuatan Yang Maha Dahsyat. Kita baru menyadari bahwa Ada Yang Maha Mengatur Segalanya. Dia lah Tuhan Robbul Izzah. Hanya kepada-Nya lah semua urusan makhluk-Nya akan kembali. Suka atau Tidak Suka kita WAJIB PATUH dan TUNDUK terhadap apa yang menjadi ketentuan-Nya.

Kita mungkin saja beranggapan bahwa apa yang akan kita lakukan itu baik. Akan tetapi kita lupa bahwa anggapan dan nalar kebaikan yang akan dan kita lakukan adalah nalar dimensi kita sebagai makhluk. Suatu nalar yang sangat terbatas. Untuk itu lah Rasulullah saw berpesan kepada kita untuk melaksanakan Sholat Istikhorah ketika kita ingin atau tidak ingin memilih atau melakukan sesuatu.

Ini bermakna bahwa apa yang akan kita pilih atau apa yang akan kita lakukan harus bermuara kepada Kepasrahan Total kita kepada Allah swt. Kepasrahan Total bermakna bahwa seluruh jiwa raga kita, pikiran dan hati kita harus dipasrahkan kepada Allah swt. Dia lah Yang Maha mengetahui segala yang ghaib. Dia lah Yang Maha mengetahui apa yang telah terjadi dan apa yang akan terjadi.

Dengan demikian….hidup akan terasa mudah, hidup akan terasa bermakna, hidup akan terasa bergairah dan tidak akan pernah ada kata PUTUS ASA…….karena kita yakin bahwa apa yang akan Allah berikan adalah Yang Terbaik bagi Hamba-Nya……

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s